Class dan Objek Pada OOP

CV. Argalyta Jasa Pembuatan Website dan SEO Spesialist Google

Class dan Objek Pada OOP

Class dan Objek Dalam lingkungan program berorientasi objek, pemrogram mendefinisikan class secara statik.

Pada saat run-time, class akan diinstantiasi menjadi objek.

Class dan Objek – Ada pun objek yang merupakan instantiasi dari suatu class selalu dapat diacu melalui current objek, apa pun nama instant-nya.

Dapat didefinisikan bahwa class merupakan struktur data dari suatu objek, lebih jelasnya adalah sebuah bentuk dasar atau blueprint yang mendefinisikan variabel method umum pada semua objek dari beberapa macam.

Objek sendiri adalah kumpulan variabel dan fungsi yang dihasilkan dari template khusus atau disebut class.

Kiranya cukup penting untuk membedakan antara class dengan objek.

baca juga: Konsep Dasar OOP

Di mana objek adalah elemen pada saat run-time yang akan diciptakan, dimanipulasi, dan dihancurkan ketika eksekusi.

Ada pun class merupakan definisi statik dari himpunan objek yang mungkin diciptakan sebagai instantiasi dari class.

Sederhananya adalah kumpulan objek yang mempunyai atribut sama. Dengan demikian, pada saat run-time maka yang kita miliki adalah objek. Paling tidak suatu class memiliki struktur sebagai berikut:

class NamaClass {     }

Agar dapat digunakan, maka class memerlukan atribut dan operasi, di mana dibuat dengan cara mendeklarasikan variabel di dalam class menggunakan keyword var.

class NamaClass {     var $atribut1;     var $atribut2;

function operasi() {          }    }

Dalam bahasa pemrograman lain seperti Java, file program harus disimpan sama dengan nama class. Lain halnya dengan PHP, Anda dapat memberikan nama yang tidak harus sama.

Baca Juga  Prosedural dan Orientasi Objek OOP Pada PHP
Posted in:

Tinggalkan Balasan