Google Search Bisa Digunakan Secara Offline

Apakah Google Search Bisa Offline?

Google memperbarui aplikasi Google Search untuk telepon genggam pintar (smartphone) berplatform Android. Google Search versi teranyar akan mampu mencari informasi pribadi yang disimpan di dalam smartphone secara ‘offline’, tanpa memerlukan koneksi internet.

Google, menurut Engadget pada Rabu (31/8/2016), menambah kolom ‘In app’ di bagian kanan atas Google Search. Kolom ini dapat digunakan untuk mencari segala informasi atau data yang disimpan dalam bermacam aplikasi smartphone.

Nantinya, pengguna smartphone Android bisa mencari informasi mulai dari nomor dan nama kontak, pesan di SMS dan email, daftar lagu yang tersimpan, video-video, hingga catatan di notes via Google Search.

Sementara ini, jumlah aplikasi yang sudah terhubung dengan Google Search masih terbatas. Diantaranya ialah Gmail, Spotify, YouTube.

Smartphone pertama yang akan memiliki Google Search versi termutakhir ini adalah LG V20 yang rencananya diluncurkan pada tahun ini. Google belum mengabarkan kapan Google Search versi teranyar ini dapat diunduh di Play Store.

sebetulnya: Tujuan utama Google Search adalah mencari teks di dokumen-dokumen publik yang tersedia di server web (dalam format HTML, PDF, etc.), berbeda dengan data-data lain yang dapat dicari menggunakan layanan semacam Google Image Search. Google Search awalnya dikembangkan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1997.[7] Google Search menyediakan sedikitnya 22 fitur istimewa selain pencarian kata,[8] yaitu sinonim, ramalan cuaca, zona waktu, pergerakan saham, peta, data gempa, jadwal bioskop, bandar udara, daftar rumah, dan skor olahraga. Ada pula fitur istimewa untuk penanggalan, termasuk rentang angka (70..73),[9] harga, suhu, konversi mata uang (“10.5 cm in inches”), perhitungan (“3*4+sqrt(6)-pi/2”), pelacakan paket, paten, kode wilayah,[8] dan penerjemahan bahasa. Pada bulan Juni 2011, Google meluncurkan “Google Voice Search” dan “Search by Image” yang memungkinkan pengguna mencari sesuatu dengan perintah suara dan gambar.[10] Bulan Mei 2012, Google memperkenalkan fitur pencarian semantik Knowledge Graph untuk kawasan Amerika Serikat.

Baca Juga  Cara Menciptakan Tool Efek Brush (Jadi ) Asap Di Photoshop Dengan Mudah

Frekuensi pemakaian sejumlah kueri pencarian telah mencapai tingkatan volume tertentu yang menunjukkan tren ekonomi, sosial, dan kesehatan yang lebih luas.[11] Data mengenai frekuensi pemakaian kueri pencarian di Google (tersedia melalui Google Adwords, Google Trends, dan Google Insights for Search) telah dipakai untuk mengaitkan wabah flu dengan tingkat pengangguran dan menyampaikan informasi lebih cepat daripada metode reportase tradisional dan survei pemerintah.

Pesaing utama Google adalah Baidu dan Soso.com di Cina dan Korea Selatan; Naver.com di Korea Selatan; Yandex di Rusia; Seznam.cz di Republik Ceko; Yahoo! di Jepang dan Taiwan. Pesaing potensial selanjutnya adalah Bing.[12]

berita ini diambil dari suara.com

Tinggalkan Balasan