IT SUPPORT Part VIII

PENGENALAN KOMPUTER PART VIII

Manajemen Memory

Memory
Memory terdiri atas komponen – komponen elektronik yang menyimpan perintah – perintah yang menunggu untuk dieksekusi oleh prosesor, data yang diperlukan oleh instruksi perintah tersebut dan hasil dari data yang diproses.
 Memory menyimpan tiga katagori dasar:

  • Sistem operasi dan software sistem lainnya yang memelihara komputer dan perangkat – perangkatnya
  • Software aplikasi yang melaksanakan pekerjaan spesifik seperti pemrosesan kata
  • Data yang sedang diproses oleh program – program aplikasi dan informasi yang dihasilkannya
SPESIFIK MEMORY

  • Standar(conventional/base) memory. Memory berukuran 640 KB   
  • Upper memory(UMB). – Memory terletak setelah 640 KB hingga 1 MB, yang berukuran 384 KB. Dimanfaatkan dengan penginstalan driver HIMEM.SYS dan EMM386.EXE noems. 
  • Memuat TSR(Terminate and stay resident)/program resident memory dengan perintah LOADHIGH (LH), misal Sidekick, Graphics, Doskey. 
  • Memuat DOS dengan perintah DOS=UMB. 
  • Memuat device driver dengan perintah DEVICEHIGH. 
  • High Memory Area. 
  • Digunakan untuk standar memory, yang berukuran 64 KB dikurangi 16 bit.
  • Terletak diatas 1 MB. Memuat DOS dgn penginstalan driver HIMEM.SYS dan DOS=HIGH.                                
  • Extended memory(XMS). Merupakan memory tambahan, berukuran diatas 1 MB. 
  • Dimanfaatkan dengan penginstalan driver HIMEM.SYS.
  • Memuat DOS dengan perintah DOS=HIGH (DOS=HIGH,UMB). 5. Expanded memory(EMS).
  • Mengkonversikan extended memory dan menggunakan metode page frame.
  • Dimanfaatkan dengan penginstalan driver HIMEM.SYS dan EMM386.EXE.
  • Bila EMM386.EXE ram, berarti menyediakan upper dan expanded memory. contoh: lotus 1-2-3, windows  dijalankan di memory ini.
Keterangan:
Dos ditaruh pada high memory dengan DOS = HIGH TSR dan device driver ditaruh pada upper memory dengan EMM386.EXE Mengkonversikan extended memory manjadi expanded memory. Penginstalan EMM386.EXE akan mengatur bingkai halaman pada segment D000h, yang merupakan lokasi dari tempat data ditukarkan kedalam dan keluar dari expanded memory. Untuk mengakses expanded memory, sebuah program aplikasi meminta nomor halaman logis khusus dan EMM , kemudian memetakannya secara individual ke halaman fisik pada bingkai halaman. Penghubungan halaman logis dengan halaman fisik. Jika program akan mengakses memory lainnya pada expanded EMM akan mengganti halaman logis yang baru.
Baca Juga  Menguji Ketangguhan Hostinger Indonesia

One Comment

Tinggalkan Balasan