Model Objek Baru Pada PHP 5

CV. Argalyta Jasa Pembuatan Website dan SEO Spesialist Google

Model objek baru pada PHP 5 adalah salah satu fitur yang merupakan langkah untuk menyempurnakan dukungan orientasi objek pada PHP.

Oleh karena itu, model-model dari objek lama yang sedikit bermasalah kini diperbaiki untuk menyesuaikan dengan kaidah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Mengingat pembahasan kali ini banyak mengimplementasikan fitur baru pada PHP 5 maka disarankan Anda sudah menggunakannya.

baca juga: PHP dan OOP

Model objek baru pada PHP 5 Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan versi terbaru, yang jelas sudah menutup kekurangan-kekurangan yang mungkin ada.

Objek

Sebelumnya telah dijelaskan mengenai definisi dari objek, selanjutnya di sini akan dibahas bagaimana membuat objek pada pemrograman PHP.

Model objek baru pada PHP 5 Lebih penting lagi adalah cara mengakses serta mengubah objek, jika memang dimungkinkan. Untuk membuat objek, Anda pertama kali perlu mendesain template yang dapat diinstantiasi.

Template tersebut kita kenal dengan nama class, perhatikan contoh class sederhana berikut:

class MyObjek {
 
}

Model objek baru pada PHP 5 Selanjutnya langkah pembuatan objek dilakukan menggunakan statemen new seperti contoh berikut.

$objek1 = new MyObjek(); $objek2 = new MyObjek();

Pemeriksaan terhadap objek dapat Anda lakukan menggunakan fungsi gettype() dengan parameter nama objek yang akan diperiksa. Fungsi ini bertujuan untuk mengambil tipe dari suatu variabel.

<?php /* myobjek.php */
 
class MyObjek {
 
}
 
$objek1 = new MyObjek(); $objek2 = new MyObjek();
 
print “\$objek1 adalah “.gettype($objek1).” <br>”; print “\$objek2 adalah “.gettype($objek2).” <br>”;
 
?>

Objek memiliki akses ke variabel khusus yang disebut properti dan dapat dideklarasikan di mana saja asalkan di dalam body class. Ada pun properti ini dapat berupa nilai, array, atau objek lainnya.

Baca Juga  Konsep Dasar OOP

<?php /* myobjek2.php */
 
class MyObjek {     var $nama = “A”;      }
 
$objek1 = new MyObjek(); $objek2 = new MyObjek();
 
$objek1->nama = “B”;
 
print “$objek1->nama <br>”; print “$objek2->nama <br>”;
 
?>

Perhatikan bahwa operator selektor -> memungkinkan kita untuk mengakses atau mengubah objek.

Terlihat setelah pembuatan objek nilai variabel diubah menjadi B, sehingga objek1 bernilai B.

Posted in:

Tinggalkan Balasan