Pengalaman Aku Memakai Niagahoster

Jujur ialah koentji. Saya sengaja meletakkan itu diawal supaya ini sanggup terlihat lebih adil. Jujur, saya bukan andal dalam dunia web hosting, sehingga apa yang saya utarakan dalam goresan pena ini merupakan tinjauan orang awam, bukan seorang expert.

Sebagai blogger, kejujuranlah yang akan membedakan kita dengan yang lain. Katakan yang baik bila memang demikian. Dan katakan jelek meskipun itu pahit. Karena apapun yang telah kita tuliskan, yakin tidak yakin, akan ada yang membaca dan mengaminkan.

Jadi, saya tagaskan. Tulisan ini mengandung kejujuran nomor wahid.

Apa yang ingin saya sampaikan, sebetulnya cukup sederhana. Saya hanya ingin bercerita, pengalaman memakai Niagahoster. Web hosting yang ketika ini sedang banyak dibicarakan. Mungkin juga alasannya ialah promosinya yang nyaris ada di setiap media sosial.

Tapi sebelum jauh terjebak dalam pikiran yang sempit. Harus diakui, bahwa kepopuleran Niagahoster bukan hanya alasannya ialah promosinya yang gencar, tapi memang alasannya ialah kualitas yang dijualnya. Tidak mungkin mereka menerima nilai 9 dari 10 berdasarkan rating 1400 bila kualitasnya buruk.

Mereka juga telah direview 350 kliennya dengan rata-rata nilai memuaskan. Saya pun pernah menulis testimoni di Niagahoster. Karena itu, goresan pena ini saya buat. Agar lebih banyak lagi orang yang terjebak di jalan yang benar.

Mengapa demikian?

Karena, seyogyanya, menentukan web hosting itu gampang-gampang susah. Salah-salah, kita malah terjebak dalam kegundahan yang berlarut-larut. Bisa-bisa, kita terperangkap dalam iming-iming harga murah tapi jebakan batmen, atau malah duduk masalah teknis yang sulit dipecahkan.

Lalu apakah Niagahoster tidak murah?. Tentu saja harga mereka terjangkau, tapi tidak murahan.

Makara begini, saya akan memulai kisah ketika pertama kali memakai Niagahoster. Pada medio Mei 2017 ini, semua berawal. Memang belum satu tahun sih, tapi bisalah untuk memberi gambaran. Bahwa layanan mereka cukup memuaskan, sederhana dan mengesankan.

Sasaran mereka memang dari lever awal hingga mahir. Makara lengkap untuk sekedar diamati dan dijalankan. Tanpa perlu berlarut-larut, berikut, secara poin-perpoin saya jabarkan pengalaman saya memakai Niagahoster:

1. Akses Cepat

Saya memulai dengan page load time alias kecepatan dalam mengakses halaman website dalam satuan detik. Awalnya saya tidak begitu yakin dengan kesepakatan manis Niagahoster yang menyebut rata-rata page loadnya 457ms atau 0,457 detik.

Baca Juga  6+1 Alasan Menjadi Seorang Blogger

Tapi sehabis menerangkan dengan jemari sendiri. Saya mulai yakin seratus persen. Kecepatan mereka memang memuaskan.

Saya memakai Pingdom untuk mengetes salah satu website yang saya titip di Niagahoster. Untuk mengunjinya, saya pakai wilayah Melbourne Australia. Hasilnya cukup mengesankan dengan rata-rata load time 2.82 detik. Performance gradenya juga sanggup nilai A dengan 93 poin. Sebagai catatan saya pakai shared hosting tipe Personal.

Mungkin kalian bertanya, mengapa tidak 0,457 detik. Pertama, saya mengetesnya dengan memposisikan diri mengakses website tersebut dari Melbourne, bukan di Indonesia. Tentu itu sangat berpengaruh. Akan jauh berbeda lagi ketika saya mengetesnya dengan mengambil negara yang lain.

Logikanya, bila dari luar negeri saja sanggup cepat, tentu saja bila diakses dari dalam negeri, akan jauh lebih cepat lagi. Karena servernya akrab dengan kita.

Kedua, sanggup jadi ada hal teknis dalam bentuk websitenya. Bisa alasannya ialah kebanyakan widget, theme yang buruk, iklan berlebihan dan sebagainya. Namun faktor utama ialah web hostingnya. Jika web hostingnya buruk, pengetesan di Pingdom sanggup jauh lebih lama.

Niagahoster telah mengandeng Biznet jadi partner data centernya di Indonesia. Ini yang jadi faktor yang menciptakan kecepatan mereka diatas rata-rata. Sebagai gambaran, server mereka dititipnya di Indonesia dan Siangpura. Sehingga tidak salah kalau mereka berani menjamin load time 457ms.

Selain itu, uptime Niagahoster juga mengesankan. Mereka juga menjamin rata-rata uptime servernya 99,98 persen. Uptime yang cantik berdasarkan Hyperspin paling rendah 99,95 persen. Jika tidak yakin dengan kesepakatan manis mereka, silahkan coba sendiri dengan memakai Uptime Robot.

Uptime erat kaitannya dengan downtime, dimana penyedia hosting akan melaksanakan perawatan berkala. Saat itu terjadi, website tidak akan sanggup diakses. Sehingga jaminan uptime sangat penting diperhatikan sebelum membeli hosting.

2. Punya Sistem Pencegah DDoS

Sistem keamanan tidak luput dari pantauan saya. Salah satu yang paling horor menimpa web hosting ialah serangan DDoS. Mungkin pula banyak yang tidak paham dengan ini. Saya pun awalnya demikian. Hingga saya pelajari dan mulai sedikit mengerti.

Saya pernah memakai web hosting lain yang mengalami gangguan cukup lama. Setelah ditelusuri mereka ternyata diserang ribuan zombie DDoS (Distributed Denial of Service attack). Upaya ini memang menyerang sumber daya komputer supaya tidak sanggup dipakai oleh user.

Baca Juga  Cara Merawat Blog Sederhana Tapi Nampak Profesional

Jika ini terjadi, satu server dimana kita menyimpan data website akan sulit diakses. Niagahoster pernah diterpa informasi miring soal ini, hingga balasannya mereka memakai Bitninja Smart Server Security. Selain menghalau DDoS, BotNet, Spam dan Malware, juga proteksi dari hacker.

Lebih lengkapnya, tonton video ini saja.

3. Support 24 Jam

Satu yang menciptakan saya jatuh hati dengan Niagahoster, ialah layanan purna jualnya. Mengapa ini penting?. Karena level kecakapan setiap orang dalam memakai layanan web hosting tidak seragam. Ada yang pemula (seperti saya), ada pula yang sudah mahir tingkat dewa.

Tidak menutup kemungkinan dalam memakai layanan mereka, ada duduk masalah yang dihadapi. Tentu saja, kita tidak sanggup menjamin, duduk masalah itu setiap saat. Bisa jadi malah ketika dini hari. Ketika itu terjadi, satu-satunya cara ialah menghubungi penyedia jasa.

Sialnya, tidak semua web hosting membuka layanan purna jual 24 jam. Tapi di Niagahoster, semua itu tersedia. Bahkan mereka juga mempunyai kanal telepon yang sanggup dihubungi 24 jam. Masalah apapun sanggup ditanyakan kepada mereka.

Saya tidak punya hitungan pasti, seberapa cepat respon layanan purna jual yang diberikan oleh Niagahoster. Baik itu melalui tiket bantuan, live chat atau telepon. Namun, yang menciptakan saya senang, alasannya ialah pelayanannya ramah dan cukup paham apa yang dipermasalahkan.

Untuk menerima layanan super cepat, cobalah untuk tidak menghubungi mereka dijam-jam sibuk. Antara pukul 11.30-15.30. Meski dilayani, mungkin akan sedikit makan waktu. Tapi tidak akan lebih dari 60 menit kok. Sebagai pengguna kita harusnya sanggup memahami.

Selain menghubungi eksklusif ke pihak Niagahoster, pengguna juga bebas mengakses support portal mereka. Penjelasan wacana apa saja yang sanggup dilakukan dengan Niagahoster dan tutorial cara penggunaannya, sudah terpampang jelas, bahkan dilengkapi dengan proteksi video.

Untuk semua layanan purna jual Niagahoster ini, saya merasa puas. Karena meski mereka tergolong baru, namun sangat memperhatikan aspek-aspek spesifik menyerupai ini. Itu juga kunci mereka hingga cukup terkenal di Indonesia.

4. Beragam Alasan Lain

Ibarat menentukan pacar, setiap orang pastinya punya kriteria umum dan spesifik untuk sanggup jatuh hati. Begitupun dengan menentukan web hosting. Penilaian satu orang dengan yang lain tentu saja sanggup berbeda. Semua tergantung dari sisi mana kita sanggup nyaman.

Baca Juga  10 Alasan Mengapa Harus Punya Samsung Galaxy S7

Saya merasa nyaman dengan Niagahoster, alasannya ialah selain poin 1, 2 dan 3 di atas. Juga alasannya ialah alasan tambahan. Seperti mereka punya garansi uang kembali bila tidak puas dalam 30 hari. Sayangnya, saya belum sanggup kisah banyak soal kemudahan ini alasannya ialah belum pernah menggunakannya.

Mereka juga punya garansi harga murah. Memang sih, bila dilihat paket shared hosting yang ditawarkan, mulai dari paket Bayi, Pelajar, Personal dan Bisnis, harga per bulannya masih terjangkau. Dari harga Rp19.800 hingga Rp91.800 per bulan.

Salah satu alasan lain, mengapa saya suka dengan Niagahoster, alasannya ialah bermacam-macam promo dan diskon yang ditawarkan. 

Tapi bila ingin memakai paket yang lebih keren, tanpa pemanis ‘berbagi suami’ (berbagi space), sanggup memakai VPS Tradisional, atau Cloud VPS. Soal apa itu, silahkan kunjungi websitenya dan pelajari sendiri. Penjabarannya cukup praktis dipahami bahkan orang awam sekalipun.

Harus diingat, soal kepuasan memakai layanan, bukan hanya di Niagahoster, paket yang dipilih menentukan kenyamanan. Jangan berharap kanal cepat bila paket hostingnya Bayi dengan rata-rata kunjungan 5000 perhari. Yah, logikanya tidak masuk.

Makara kalau mau nyaman, usahakan menentukan paket yang sesuai dengan kebutuhan. Jika sudah tumbuh baik, barulah kapasitasnya ditambah.

Lalu, bila ditanyakan apakah saya mau merekomendasikan Niagahoster ke orang lain. Jawabannya tentu saja iya. Tapi saya juga tidak sanggup memaksa seseorang untuk menggunakan. Karena, sekali lagi, soal milih menentukan itu tergantung kenyamanan. Tentang jodoh-jodohan. Dan soal kepuasan.

Silahkan coba sendiri untuk merasakan. Karena rasa itu soal individu, bukan beseragaman. Saya sanggup nyaman, bukan berarti Anda pun demikian. Silahkan membuatkan pengalaman dengan saya wacana Niagahoster, baik yang kece badainya, hingga hal yang mengecewakan sekalipun.

Untuk mengetahui dan mencicipi eksklusif memakai Niagahoster, silahkan kunjungi websitenya. Lalu ceritakan sendiri pengalaman Anda. 

Salam!

Posted in: