PHP dan OOP

CV. Argalyta Jasa Pembuatan Website dan SEO Spesialist Google

PHP dan OOP

PHP dan OOP Sejauh mana orientasi objek diterapkan dalam PHP?

Dan mengapa perlu menggunakan OOP pada aplikasi web?

PHP dan OOP – Jawaban pertanyaan pertama mungkin belum memusakan jika Anda tidak mempraktekkan langsung pada PHP 5 dan membandingkan dengan versi sebelumnya.

Jawaban pertanyaan kedua bisa kondisional, artinya menyesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan. Akan tetapi, kita mencoba menatap ke depan, di mana aplikasi web semakin berkembang dan cukup kompleks.

Oleh karena itu, orientasi objek sangat membantu ketika kita ingin mengembangkan aplikasi yang kompleks dan dengan kode program sederhana.

baca juga: Class dan Objek Pada OOP

Sebelum melangkah lebih jauh dengan OOP, akan lebih baik jika kita mengetahui terlebih dahulu bagaimana orientasi objek pada PHP.

PHP dan OOP – Perlu diingat bahwa dukungan objek ini sudah dimasukkan sejak lama, artinya sebelum versi PHP 5 juga sudah mendukung orientasi objek.

Meskipun demikian, ada beberapa kelemahan dan kekurangan yang cukup berarti. Berbicara masalah kelemahan orientasi objek pada PHP versi lama, akan lebih mudah kalau kita ilustrasikan langsung pada program seperti berikut ini.

<?php /* objek_baru.php */

class Pemrogram {      var $nama;

function getName() {          return $this->nama;      }      function setName($nama) {          $this->nama = $nama;      }      function Pemrogram($nama) {          $this->setName($nama);      }  }

function changeName($pemrogram, $nama) {      $pemrogram->setName($nama);  }

$prog = new Pemrogram(“Zend”);  print $prog->getname();

print “<p> Objek setelah diganti <br>”; changeName($prog, “Andi”);  print $prog->getName();

?>

Sebelumnya perhatikan maksud dari listing program di atas, di mana instantiasi objek sekaligus mengisikan parameter Zend.

PHP dan OOP Ingat bahwa objek dapat diakses dan diubah, sehingga kita melakukan pengubahan nilai parameter Andi.

Ada pun hasil akhir yang ditampilkan setelah pengubahan adalah Andi, karena pengiriman objek ke fungsi changeName() by-value. Hal ini disebabkan isi dari $prog di-copy ke fungsi changeName() dan mengubah nilainya.

Baca Juga  SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KAS MASUK DAN KELUAR DENGAN PHP

Pada kenyataannya tidak demikian di dalam PHP 4, meskipun objek sudah diubah, akan tetapi yang ditampilkan tetap saja Zend.

Hal ini disebabkan pengiriman nilai parameter yang digunakan adalah pengiriman pertama, sehingga pengiriman melalui pengubahan akan diabaikan.

Kasus di atas merupakan salah satu fitur perbaikan dari PHP 5, di mana dikembangkan untuk memiliki perilaku seperti layaknya pemrograman berorientasi objek.

Dalam orientasi objek, variabel sesungguhnya memiliki handle atau pointer ke objek, oleh sebab itu ketika terjadi pengkopian maka tidak akan membuat duplikat objek.

Ada pun model objek dari PHP sebelumnya, tidak hanya bermasalah seperti contoh kasus di atas, namun juga menimbulkan masalah dasar dalam mengimplementasikan beberapa fasilitas. Anda akan melihat lebih jauh mengenai model objek baru ini pada pembahasan selanjutnya.
8

Posted in:

Tinggalkan Balasan