
Berapa biaya pembuatan website untuk bisnis? Pertanyaan ini sering muncul ketika pemilik usaha ingin mulai memasarkan produk melalui internet atau membangun identitas bisnis yang lebih profesional.
Harga website bisa berbeda jauh antara satu penyedia jasa dan penyedia lainnya. Website sederhana yang hanya menampilkan informasi bisnis tentu memiliki kebutuhan berbeda dari toko online dengan pembayaran otomatis atau aplikasi yang mengelola banyak data pelanggan.
Karena itu, sebelum memilih jasa pembuatan website, penting untuk memahami komponen biaya, fitur yang dibutuhkan, serta pengeluaran setelah website selesai dibuat. Dengan mengetahui hal tersebut, Anda dapat menentukan anggaran secara lebih tepat dan menghindari biaya yang sebenarnya tidak diperlukan.
Berapa Harga Pembuatan Website?
Tidak ada satu harga yang berlaku untuk semua jenis website. Biaya bergantung pada desain, jumlah halaman, fitur, teknologi, dan layanan yang termasuk dalam paket pengerjaan.
Sebagai gambaran awal, berikut perkiraan kisaran harga dari berbagai penawaran publik di pasar Indonesia pada 2026. Angka ini bukan tarif resmi, bukan hasil survei seluruh penyedia jasa, dan bukan daftar harga Argalyta.
1. Website landing page
Perkiraan: Rp800.000โRp8.000.000.
Landing page biasanya terdiri dari satu halaman yang dirancang untuk memperkenalkan produk, mempromosikan layanan, atau mengarahkan pengunjung melakukan tindakan tertentu.
Biaya dapat mencakup desain halaman, informasi produk, tombol WhatsApp, formulir kontak, dan tampilan responsif. Harga lebih tinggi dapat berlaku jika diperlukan desain khusus, animasi, integrasi, atau pengujian tambahan.
2. Website company profile
Perkiraan: Rp1.500.000โRp20.000.000.
Website company profile cocok untuk perusahaan, kontraktor, konsultan, dan usaha profesional yang ingin menampilkan profil, layanan, portofolio, serta informasi kontak.
Perbedaan harga biasanya dipengaruhi jumlah halaman, tingkat kustomisasi desain, pengelolaan konten, dan kebutuhan teknis lainnya.
3. Website toko online
Perkiraan: Rp3.000.000โRp75.000.000 atau lebih untuk sistem dengan kebutuhan yang semakin kompleks.
Toko online dapat mencakup katalog produk, pencarian, keranjang belanja, pengelolaan stok, pemesanan, pembayaran, dan pengiriman.
Toko sederhana memiliki kebutuhan berbeda dari platform dengan banyak produk, beberapa jenis pengguna, integrasi eksternal, dan sistem transaksi yang lebih kompleks.
4. Aplikasi berbasis web
Perkiraan: Rp15.000.000โRp100.000.000 atau lebih untuk aplikasi khusus dengan kompleksitas tinggi.
Aplikasi berbasis web dapat digunakan untuk mengelola inventaris, administrasi, reservasi, transaksi, pelanggan, atau laporan operasional.
Biayanya dipengaruhi proses bisnis, jumlah pengguna, hak akses, struktur data, integrasi, keamanan, dan kebutuhan pengujian.
Perlu diingat bahwa kisaran di atas sangat luas. Penawaran dengan harga rendah dan tinggi mungkin memiliki ruang lingkup pekerjaan yang berbeda. Gunakan angka tersebut sebagai referensi awal, lalu bandingkan spesifikasi sebelum mengambil keputusan.
Diskusi artikel
Tinggalkan komentar atau pertanyaan seputar artikel ini.
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberi komentar di artikel ini.