
Cara Membuat Website untuk UMKM
Memiliki website dapat membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkenalkan produk, memberikan informasi kepada pelanggan, dan memperluas jangkauan pemasaran. Website juga dapat menjadi tempat bagi calon pelanggan untuk melihat katalog, mengetahui harga, mempelajari layanan, dan menghubungi pemilik usaha.
Kabar baiknya, membuat website untuk UMKM tidak harus dimulai dengan sistem yang rumit. Pemilik usaha dapat memulai dari halaman sederhana yang berisi informasi penting, kemudian menambahkan fitur ketika kebutuhan bisnis berkembang.
Kunci utamanya adalah menentukan tujuan website, memahami kebutuhan pelanggan, dan memilih fitur yang benar-benar bermanfaat.
Mengapa UMKM Perlu Memiliki Website?
Media sosial dan marketplace dapat membantu promosi, tetapi website memberikan ruang yang lebih leluasa untuk menyusun informasi bisnis dalam satu tempat.
Berikut beberapa manfaat yang dapat dipertimbangkan.
1. Memperkenalkan Usaha secara Profesional
Website dapat menampilkan nama usaha, profil pemilik atau perusahaan, produk, layanan, lokasi, dan kontak.
Sebagai contoh, pemilik usaha kue dapat menampilkan katalog, pilihan ukuran, informasi pemesanan, serta foto produk. Calon pelanggan dapat mempelajari informasi tersebut sebelum menghubungi penjual.
Informasi yang lengkap juga membantu usaha terlihat lebih terorganisasi di hadapan calon pelanggan.
2. Memperluas Peluang Mendapatkan Pelanggan
Website memberikan kesempatan bagi UMKM untuk ditemukan melalui pencarian Google ketika halaman yang relevan muncul dalam hasil pencarian.
Misalnya, usaha katering dapat menyediakan halaman yang menjelaskan jenis paket, area layanan, kapasitas pesanan, dan cara pemesanan.
Peluang ditemukan melalui Google tidak hanya bergantung pada kata kunci. Kualitas informasi, kondisi teknis website, dan relevansi halaman terhadap pencarian juga penting.
3. Menyediakan Informasi Sepanjang Waktu
Website dapat diakses kapan saja selama layanan hosting dan sistem berjalan dengan baik.
Pelanggan dapat membaca informasi produk, melihat layanan, atau menemukan kontak tanpa harus menunggu pemilik usaha membalas pesan.
Dengan demikian, website dapat membantu mengurangi pertanyaan berulang dan mempermudah calon pelanggan memahami penawaran bisnis.
4. Mendukung Promosi dari Berbagai Saluran
Tautan website dapat dibagikan melalui WhatsApp, media sosial, kartu nama, brosur, dan materi promosi lainnya.
Website juga dapat digunakan sebagai tujuan promosi sehingga calon pelanggan memperoleh informasi yang lebih lengkap daripada yang tersedia di unggahan singkat media sosial.
Website dan media sosial tidak harus saling menggantikan. Keduanya dapat digunakan bersama sesuai kebutuhan pemasaran.
Jenis Website yang Cocok untuk UMKM
Sebelum mulai membuat website, tentukan jenis situs yang paling sesuai dengan produk dan proses bisnis Anda.
Website Profil Usaha
Website profil usaha cocok untuk UMKM yang ingin memperkenalkan bisnis dan layanan tanpa memerlukan transaksi otomatis.
Halaman yang dapat disiapkan antara lain:
Profil dan informasi usaha.
Daftar produk atau layanan.
Foto dan portofolio.
Lokasi dan jam operasional.
Kontak serta tombol WhatsApp.
Jenis website ini dapat menjadi pilihan awal bagi bengkel, salon, kontraktor, jasa fotografi, katering, dan penyedia jasa lokal lainnya.
Website Katalog Produk
Website katalog cocok untuk usaha yang memiliki banyak produk dan ingin menyajikannya secara terstruktur.
Produk dapat dikelompokkan berdasarkan kategori, harga, atau jenis. Setiap produk dapat memiliki foto, deskripsi, spesifikasi, dan informasi pemesanan.
Pelanggan kemudian dapat diarahkan ke WhatsApp untuk menanyakan ketersediaan atau melakukan pemesanan.
Website Toko Online
Jika bisnis membutuhkan proses pembelian melalui website, toko online dapat menjadi pilihan.
Fitur yang mungkin dibutuhkan meliputi keranjang belanja, checkout, pengelolaan stok, pembayaran, pengiriman, dan riwayat pesanan.
Tidak semua UMKM harus langsung menggunakan sistem selengkap ini. Pilih fitur berdasarkan volume transaksi dan proses operasional yang sebenarnya.
Untuk memahami pilihan tersebut, Anda dapat membaca artikel jasa pembuatan toko online, yang membahas fitur dan pertimbangan sebelum membangun toko sendiri.
Cara Membuat Website untuk UMKM dari Awal
Membuat website akan lebih mudah jika dilakukan secara bertahap. Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti.
1. Tentukan Tujuan Website
Mulailah dengan menentukan apa yang ingin dicapai.
Apakah website hanya untuk memperkenalkan usaha? Apakah Anda ingin menerima pesanan melalui WhatsApp? Atau apakah pelanggan perlu melakukan transaksi langsung melalui website?
Tujuan ini menentukan struktur halaman, kebutuhan teknologi, dan fitur yang harus disiapkan.
Contohnya, usaha makanan rumahan mungkin cukup membutuhkan katalog, daftar harga, lokasi layanan, dan tombol pemesanan. Sebaliknya, distributor dengan banyak produk mungkin membutuhkan pengelolaan stok dan pesanan yang lebih lengkap.
2. Pilih Nama Domain
Domain adalah alamat yang digunakan pelanggan untuk membuka website, misalnya namausaha.com.
Pilih nama yang mudah diingat, mudah dieja, dan sesuai dengan identitas bisnis. Jika memungkinkan, gunakan nama yang konsisten dengan merek usaha agar mudah dikenali.
Sebelum mendaftarkan domain, periksa ketersediaannya dan pastikan tidak melanggar hak merek pihak lain.
Jangan hanya mempertimbangkan harga pendaftaran awal. Periksa juga biaya perpanjangan dan pastikan akun domain berada dalam kendali pemilik usaha.
Untuk memahami fungsi domain dan hosting sebelum membeli, baca artikel perbedaan domain dan hosting.
3. Pilih Hosting yang Sesuai
Hosting menyediakan sumber daya server agar website dapat diakses melalui internet.
Untuk website UMKM sederhana, paket hosting dengan kebutuhan dasar mungkin sudah mencukupi. Namun, kebutuhan dapat meningkat jika website memiliki banyak gambar, pengunjung, transaksi, atau aplikasi khusus.
Sebelum memilih hosting, periksa kapasitas penyimpanan, dukungan teknologi, keamanan, pencadangan, dan layanan bantuan teknis.
Pilih layanan berdasarkan kebutuhan aktual, bukan semata-mata kapasitas terbesar atau harga paling murah.
4. Susun Halaman yang Dibutuhkan
Website UMKM tidak harus memiliki banyak halaman pada awal peluncuran.
Sebagai langkah awal, Anda dapat menyiapkan halaman berikut.
Beranda: menjelaskan usaha, produk atau layanan utama, dan tindakan yang bisa dilakukan pengunjung.
Tentang Kami: memperkenalkan bisnis, pengalaman, dan informasi yang membantu pelanggan mengenal usaha.
Produk atau Layanan: menjelaskan penawaran, harga jika relevan, dan informasi penting lainnya.
Galeri atau Portofolio: menampilkan foto produk maupun pekerjaan yang benar-benar pernah dilakukan.
Kontak: menyediakan nomor WhatsApp, alamat, jam operasional, atau formulir sesuai kebutuhan.
Halaman dapat dikembangkan seiring pertumbuhan bisnis. Yang terpenting adalah informasi penting mudah ditemukan dan tidak membingungkan pengunjung.
5. Siapkan Konten dan Foto
Konten merupakan bagian penting dari website karena membantu pelanggan memahami apa yang ditawarkan bisnis.
Tuliskan deskripsi produk atau layanan menggunakan bahasa yang jelas. Jelaskan manfaat, spesifikasi, bahan, ukuran, proses pemesanan, atau informasi lain yang memang relevan.
Gunakan foto asli jika tersedia dan pastikan foto mewakili produk yang dijual. Optimalkan ukuran gambar agar halaman tidak terlalu berat saat dibuka.
Hindari mengambil foto atau teks milik pihak lain tanpa izin. Materi sendiri dapat membantu website menampilkan karakter usaha dengan lebih autentik.
6. Tentukan Cara Pemesanan
Sebelum website dipublikasikan, pastikan pelanggan memahami cara membeli produk atau menggunakan layanan.
Untuk bisnis yang masih menerima pesanan secara manual, tombol WhatsApp dapat menjadi solusi sederhana. Pesan awal dapat disiapkan agar pelanggan lebih mudah menjelaskan produk yang dibutuhkan.
Jika pesanan semakin banyak, Anda dapat mempertimbangkan formulir pemesanan, pengelolaan status pesanan, atau sistem toko online.
Pilih mekanisme yang benar-benar dapat dikelola oleh bisnis agar pesanan tidak terlewat dan informasi pelanggan tetap tercatat dengan baik.
7. Pastikan Website Nyaman Digunakan di HP
Banyak pelanggan mengakses informasi melalui smartphone. Karena itu, tampilan website harus tetap nyaman pada layar kecil.
Periksa ukuran teks, jarak antar tombol, menu navigasi, foto, dan formulir. Pastikan pengunjung dapat membaca informasi dan menghubungi usaha tanpa kesulitan.
Periksa juga kecepatan pemuatan halaman. Gambar yang terlalu besar atau skrip yang tidak diperlukan dapat memperlambat website.
Anda dapat menggunakan Google PageSpeed Insights untuk memeriksa performa dan memperoleh saran perbaikan.
8. Uji Semua Fungsi Sebelum Diluncurkan
Sebelum website dipublikasikan, lakukan pemeriksaan menyeluruh.
Pastikan tautan bekerja, nomor WhatsApp benar, formulir dapat digunakan, foto tampil dengan baik, dan informasi harga sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Jika website menggunakan akun pelanggan atau pembayaran online, uji pula alur transaksi dan pengaturan hak akses sesuai kebutuhan.
Periksa juga penggunaan HTTPS, pencadangan data, dan pengaturan dasar mesin pencari.
Setelah semuanya berjalan sesuai rencana, website dapat digunakan untuk mendukung promosi bisnis.
Berapa Biaya Membuat Website untuk UMKM?
Biaya pembuatan website UMKM bergantung pada jenis website, desain, jumlah halaman, fitur, dan layanan yang termasuk dalam paket.
Website profil usaha sederhana biasanya memiliki kebutuhan yang lebih sedikit daripada toko online dengan pembayaran otomatis atau aplikasi pengelolaan stok.
Selain biaya pembuatan, perhitungkan pula pengeluaran untuk domain, hosting, pembaruan, dan pemeliharaan.
Jika ingin menekan biaya, mulailah dengan fungsi utama yang benar-benar dibutuhkan. Fitur tambahan dapat direncanakan setelah website berjalan dan kebutuhan bisnis semakin jelas.
Ketika membandingkan penawaran, periksa rincian pekerjaan, jumlah revisi, kepemilikan akses, dan dukungan setelah peluncuran. Harga murah tidak selalu paling hemat jika banyak kebutuhan penting ternyata belum termasuk.
Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai komponen anggaran, baca artikel biaya pembuatan website, yang membantu menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi harga.
Cara Agar Website UMKM Ditemukan di Google
Website yang sudah online belum tentu langsung muncul dalam hasil pencarian. Mesin pencari perlu menemukan dan memproses halaman sebelum dapat menampilkannya.
Untuk membangun fondasi SEO, lakukan beberapa langkah berikut.
Gunakan Judul Halaman yang Jelas
Judul halaman harus menjelaskan isi halaman dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung.
Misalnya, halaman usaha katering dapat menggunakan judul yang menjelaskan jenis layanan dan wilayah pelayanan jika memang relevan.
Hindari memasukkan kata kunci berulang kali hanya untuk mencoba memengaruhi hasil pencarian.
Buat Informasi yang Spesifik
Jelaskan layanan dan produk berdasarkan kondisi bisnis yang sebenarnya.
Jika usaha melayani wilayah tertentu, sampaikan area pelayanan secara jelas. Jika ada persyaratan pemesanan atau batas minimum pembelian, jelaskan agar pelanggan tidak memperoleh informasi yang keliru.
Gunakan Tautan Internal
Tautan internal menghubungkan halaman satu dengan halaman lain dalam website.
Contohnya, halaman layanan dapat mengarahkan pengunjung ke portofolio, artikel panduan, atau halaman kontak. Gunakan tautan ketika benar-benar membantu pengunjung menemukan informasi terkait.
Daftarkan Website di Google Search Console
Google Search Console dapat membantu pemilik website memantau performa pencarian dan mengetahui masalah pengindeksan yang dilaporkan.
Periksa apakah halaman penting dapat diakses dan apakah ada pengaturan yang tidak sengaja menghalangi pengindeksan.
Untuk panduan resmi, kunjungi Google Search Central.
SEO memerlukan evaluasi dan konsistensi. Tidak ada jaminan bahwa website akan langsung berada di halaman pertama hanya karena sudah mengikuti langkah-langkah tersebut.
Apakah Website UMKM Bisa Menghasilkan Uang dari AdSense?
Website UMKM dapat dipertimbangkan untuk monetisasi Google AdSense jika memenuhi persyaratan dan kebijakan program.
Namun, tujuan utama website bisnis biasanya adalah memperkenalkan produk, mendapatkan pelanggan, atau mendukung penjualan. Karena itu, pemasangan iklan perlu dipertimbangkan agar tidak mengganggu proses pemesanan atau pengalaman pengunjung.
Jika ingin mengembangkan pendapatan dari konten, Anda dapat menambahkan bagian artikel yang relevan dengan bidang usaha.
Misalnya, usaha tanaman hias dapat menerbitkan panduan merawat tanaman, sedangkan toko komputer dapat menyediakan artikel tentang memilih perangkat atau mengatasi masalah teknis umum.
Artikel sebaiknya memberikan informasi yang benar-benar berguna, ditulis secara orisinal, dan tidak hanya dibuat untuk memperbanyak halaman.
Persetujuan AdSense dan pendapatan yang dihasilkan tidak dapat dijamin. Kualitas konten, kondisi website, pengalaman pengguna, dan kepatuhan terhadap kebijakan tetap perlu diperhatikan.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Membuat Website UMKM
Ada beberapa kesalahan yang dapat mengurangi manfaat website bagi bisnis.
Terlalu banyak fitur sejak awal. Fitur yang belum diperlukan dapat menambah biaya dan membuat pengelolaan semakin rumit.
Informasi tidak lengkap. Pelanggan akan kesulitan mengambil keputusan jika harga, layanan, kontak, atau cara pemesanan tidak dijelaskan.
Foto terlalu besar. Gambar yang tidak dioptimalkan dapat memperlambat pemuatan halaman.
Tidak memeriksa website melalui HP. Tampilan yang nyaman di komputer belum tentu mudah digunakan di smartphone.
Mengabaikan pembaruan. Informasi yang sudah tidak berlaku dapat menimbulkan kebingungan dan menurunkan kepercayaan pelanggan.
Tidak mempunyai salinan cadangan. Kehilangan data dapat menimbulkan masalah, terutama jika website sudah digunakan untuk mengelola pesanan atau informasi pelanggan.
Dengan perencanaan yang tepat, sebagian besar masalah tersebut dapat dikurangi sejak awal pengembangan.
Kapan UMKM Perlu Menggunakan Jasa Pembuatan Website?
Membuat website sendiri dapat menjadi pilihan jika kebutuhan masih sederhana dan Anda mempunyai waktu untuk mempelajari pengelolaannya.
Namun, menggunakan jasa pembuatan website dapat dipertimbangkan jika Anda membutuhkan desain khusus, fitur tertentu, pengaturan teknis, atau ingin proses pengembangan ditangani oleh pihak yang berpengalaman.
Sebelum menggunakan jasa, siapkan gambaran mengenai tujuan website, halaman yang dibutuhkan, fitur utama, materi yang tersedia, dan anggaran.
Anda dapat mempelajari layanan website Argalyta untuk mengenal pilihan pengembangan website bagi bisnis. Jika kebutuhan berkembang menjadi sistem khusus, seperti pengelolaan stok, transaksi, atau dashboard, kunjungi juga layanan Custom Project Argalyta.
Kesimpulan
Cara membuat website untuk UMKM dimulai dengan menentukan tujuan, memilih domain dan hosting, menyiapkan halaman, mengisi konten, serta menguji fungsi sebelum peluncuran.
Website yang efektif tidak harus memiliki fitur paling banyak. Yang lebih penting adalah membantu pelanggan memahami bisnis, menemukan informasi yang diperlukan, dan melakukan pemesanan dengan mudah.
Setelah website diluncurkan, lakukan pemeliharaan, perbarui informasi, dan evaluasi performanya secara berkala. SEO juga perlu dikembangkan dengan menyediakan konten yang bermanfaat dan memastikan website dapat digunakan dengan nyaman.
Jika Anda ingin membangun website untuk UMKM atau mengembangkan sistem digital yang sesuai dengan kebutuhan usaha, hubungi Argalyta untuk membahas kebutuhan website Anda.
Mulailah dengan kebutuhan yang paling penting, kemudian kembangkan website secara bertahap seiring pertumbuhan bisnis.
Diskusi artikel
Tinggalkan komentar atau pertanyaan seputar artikel ini.
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberi komentar di artikel ini.